Escape from stagnancy by cycling – Bersepeda ke tempat kerja

Archives for Bandung category

Bandung macet

Bismillah

Saya berani bertaruh bahwa hampir seratu persen penduduk bumi sangatlah muak dengan kemacetan. Bagi mereka yang tinggal di jakarta mungkin sudah sangat kenyang dengan suasana kemacetan yang hampir setiap hari terjadi. Lalu bagaimana dengan Bandung?, setiap akhir pekan, bisa dipastikan Bandung akan macet, dengan asumsi, banyak wisatawan dari luar kota berkunjung ke Bandung, dan asumsi selanjutnya adalah pendapatan kota bandung akan meningkat. Sehingga, KATANYA dari salah seorang pejabat di Bandung…Kemacetan menjadi indikasi pertumbuhan ekonomi…Apa benar? Lalu mengapa kemarin di hari rabu Bandung pun tetap macet? Apakah juga indikasi pertumbuhan ekonomi? sehingga saya harus pulang begitu larut…*curcol blogger*
lagi pula, jika pemerintah bandung sudah tahu bahwa pada waktu tertentu bandung akan penuh, mengapa tidak dibuat solusinya? dan kita sebagai masyarakat pengguna jalan raya ,apa hanya bisa mengutuki pemerintah tanpa ikut andil untuk solusi kemacetan? Rasanya tidak adil juga. Read more… »

Udara Bersih Bandung

Sekarang ini Bandung bukan ‘heurin ku tangtung’ tapi Bandung ‘heurin ku ‘mobil jeung motor’!. Tidak ada satupun Jalan di kota Bandung yang tidak macet. Mau pagi, siang, sore atau malam (sebelum jam 9 malam),..semuanya macet. Cet..cet.cet. Kepala jadi sering pusing karena kadar CO di udara semakin parah.

Minimnya jalur jalan di kota Bandung atau meningkatnya jumlah kendaraan roda empat dan roda dua (roda enam masih jarang…) memperparah kondisi udara di kota yang dulunya sangat terkenal dengan ‘kota sejuk’ ini. Seperti kita tahu, jaman sekarang banyak sekali ‘kendaraan ngutang’..artinya orang lebih mudah sekarang mengajukan cicilan kendaraan dengan uang muka murah sehingga setiap orang hampir punya kendaraan bermotor. Termasuk banyak sekali ‘mobil cicilan’ yang memenuhi Jalan di kota Bandung sehingga semakin sesaknya kota Bandung.

Sudah menjadi ‘makanan’ sehari-hari sumpek dan macetnya jalan di Bandung ini. Mulai dari Bandung timur menuju – soekarno hatta ke pusat kota,…hingga Dayeuhkolot ke pusat kota dll, sudah menjadi pandangan biasa akan kesibukan orang-orang menuju tempat kerja atau sedang bekerja, bertransportasi dll.

Dampak kesehatan

Kadar CO yang berlebih di udara sebetulnya akan sangat mengganggu kesehatan, terutama paru-paru. Kadar CO di udara adalah akibat pembakaran tidak sempurna dari bahan bakar atau senyawa senyawa karbon yang di keluarkan oleh kendaraan.
Substansi pencemar yang terdapat di udara dapat masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernapasan. Seberapa dalamnya penetrasi zat pencemar ke dalam tubuh bergantung kepada jenis pencemar. Partikulat berukuran besar dapat tertahan di saluran pernapasan bagian atas, sedangkan partikulat berukuran kecil dan gas dapat mencapai paru-paru. Dari paru-paru, zat pencemar diserap oleh sistem peredaran darah dan menyebar ke seluruh tubuh.
Dampak kesehatan yang paling umum dijumpai adalah ISPA (infeksi saluran pernapasan akut), termasuk di antaranya, asma, bronkitis, dan gangguan pernapasan, stress dan lain lain.
Pemerintah kota Bandung sekarang sudah menggalakan uji emisi bagi setiap kendaraan bermotor, namun saat ini masih hanya di lokasi-lokasi tertentu saja seperti di Balai Kota. Setidaknya kita patut mendukung niat baik pemerintah kota tersebut , sehingga kadar Oksigen atau udara bersih lambat laun akan meningkat.

Wakil Walikota Bandung, Ayi Vivananda berharap, di 2010 kualitas udara Kota Bandung harus lebih meningkat. Udara Kota Bandung harus lebih bersih dan lebih sejuk. Dirinya berharap semua warga Kota Bandung melakukan uji emisi gas buang. Gerakan wajib uji emisi, diawali dari Pemkot Bandung beserta seluruh jajarannya. (sumber: PR)

Alternatif berkendaraan.

Sebagai seorang pecinta berkendaraan sepeda,..tentunya sangat ingin mempunyai kota tempat tinggal nya sejuk, bersih dan sehat. Sebagai bukti dalam rangka mendukung gerakan udara bersih Bandung,. Maka sim kuring telah rutin mengendarai sepeda sebagai alat transportasi menuju tempat kerja. Istilahnya adalah ‘Bike to Work’.
Di sela-sela kepadatan jalan raya yang sumpek dengan kemacetan dan bau gas buang kendaraan, maka pesepedah bisa menggunakan jalur-jalur ‘tikus’ untuk menghindari kemacetan. Badan berkeringat jadi sehat. Sampai menuju kantor istirahat lalu mandi hingga fresh saat bekerja. Minimal semingu 2 kali melakukan ‘Bike to Work’ ini.

Saya mengajak kepada seluruh ‘biker to work’,..mari galakan ‘gerakan bersepedah ke tempat kerja’ dan pengaruhi orang-orang agar mendukung udara bersih Bandung dengan cara bersepeda.
Tidak hanya ‘Car free day’ seperti di daerah Dago sana yang mana sangat bagus untuk menciptakan udara bersih,..andaikan saja juga ada ‘Bandung Bicycle Day!’ dimana di adakan pada hari tertentu dilarang mengendarai mobil atau motor kecuali sepedah! (seperti jaman Belanda lagi – mararake sapedah). sebab saya sudah pusing sekali dengan kemacetan dan polusi udara Bandung ini.
Bagi yang tidak setuju dengan ‘persepedahan’,..jalan kaki aja ke kantor…lebih sehat. kasih pengertian ke Boss nya,..’saya jalan kaki karena ingin SEHAT!.

 
Add to Google Reader or HomepageSubscribe in NewsGator OnlineAdd to My AOLSubscribe in BloglinesAdd to The Free DictionaryAdd to WebwagAdd to fwicki

Mang nkd

Recreational cycling is perhaps the most satisfying way to get exercise, fresh air and improve your health compared to any other form of recreation. Getting there under your own power is rewarding. The views an experiences along the way are part of the world in which you live, instead of one you merely drive through