Escape from stagnancy by cycling – Bersepeda ke tempat kerja

Blog Tentang sepeda

Setahun lewat saya tidak menorehkan sesuatu di Blog tidak tercinta ini. Kesibukan mencari sesuap berlian dan seonggok nasi tetap menjadi alasan kenapa jarang sekali bahkan hampir tidak pernah menuliskan sesuatu di Blog ini.

Namun diantara kesibukan yang merajalela ini, harapan agar tetap sehat sehingga tetap setia Gowes minimal sekali seminggu tetap ada. Semoga kegiatan nyapedah olangan ini tidak pernah pupus selama badan masih kuat dan sehat.

Sebetulnya Blog ini di buat ketika awal awal 2001 saat booming nya para bloger di dunia internet dan ketika itu juga saat dimulainya saya menggemari bersepeda ke tempat kerja.

Rutin bersepeda adalah sekitar tahun 2003 dan Blog ini resmi di bikin sekitar tahun 2006.

Tujuan pembuatan blog adalah untuk mencurahkan semua pikiran yang berhubungan dengan sepeda. Namun kenyataannya segala bentuk pengalaman hinggap di Blog ini. Tapi intinya adalah kesehatan dan Sepeda.

Mungkin ini sedikit jauh duluan dengan yang namanya pak Bayu Why. Bedanya beliau adalah lebih kepada seorang penggiat komunitas sepeda , pergaulan lebih luas. Kalau saya lebih kepada ‘pengikut’ komunitas, namun sama sama ‘Penggila Sepeda’. Namun tidak sampai kepad Gila dalam artian ‘Gila’.

Di sekitar antara tahun 2008 – 2010, keyword ‘merakit sepeda’ atau ‘harga komponen merakit sepeda’ selalu berada di tingkat paling atas di mbah Google. Artikel Referensi harga merakit sepeda di buat ketika pertama kali merakit sepeda dengan spek yang sangat sederhana ketika itu. Seiring dengan menjamurnya bloger bloger baru seputar sepeda, dan jarang di updet nya blog saya ini, maka entah di urutan ke berapa sekarang keyword tersebut. Sekarang telah bermunculan Blog blog baru tentang sepeda. Dan semenjak account adsense saya di banned oleh mbah Google, membuat diri semakin hoream saja untuk menulis. Saya lebih fokus di pekerjaan dan merakit sepeda untuk di jual lagi. Kadang – kadang juga menjual spare part sepeda, kecil kecilan.

Tahun 2013 telah menjamur sekali komunitas-komunitas sepeda di Bandung , Jakarta dan tempat-tempat lain di Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa semakin banyak masyarakat yang menyadari bahwa betapa bermanfaatnya kegiatan sepeda bagi masyarakat, lingkungan dan kesehatan itu sendiri. Semenjak booming nya jejaring sosial seperti Facebook , semakin bertambah nya komunitas lintas nusantara sebagai penyambung silaturahmi sesama penggemar gowes.

Salah satu gabungan Komunitas pesepeda di Bandung adalah C-Pinterkojaks. Mereka lebih kepada komunitas yang suka Downhill, freeride dan crosscountry. Tempat mangkal yang sering di pake untuk sosorodotan adalah Tjikole Lembang dan daerah seputar palintang dan atau tempat tempat offroad lainnya.

Saat ini di tahun 2013 juga sedang booming kembali sepeda jadul federal. Meraka lebih kepada sepeda onroad atau touring yang mana sepedanya di lengkapi dengan pannier depan dan belakang. Pannier ini berfungsi untuk menyimpan perbekalan dan lain-lain dikarenakan jarak yang di tempuh rata-rata jauh.

Sedangkan saya lebih kepada pesepeda ke kantor ‘petor’ pedaling ka kantor atau istilah lainya Bike To Work. Karena memang itulah saat ini yang dikarunia oleh Tuhan dan yang berwenang di rumah. Belum di kasih kebebasan untuk Touring atau offroad. Sebetulnya 2010 –2012 sempat ketagihan AM atau DH imut di cikolay, namun kebebasan itu ada batasnya.

Ngomong ngomong, Agak Narsis sedikit, inilah sepeda sederhana saya saat ini. Salam.

Mosso 2671TB Pro, RST Omega 2013, handlebar Fun, set Alivio, maxxis

fire-eye, Stem Fun, SLX, seat dabomb, frame element, wheelset Schwalbe

fire-eye, Stem Fun, SLX, seat dabomb, frame element, wheelset Schwalbe, Fork Saturn - stiker By FOX

By the way,.entah sampai kapan webhost dot com meng ‘off’kan blog gratisan ini. Karena sampai detik ini blog gratisan ini tetap exist, yang mana blog sepeda ini pernah berada di urutan lumayan di urutan mbah google. Dan sekarang urutannya barangkali sudah lenyap.

Gaya Hidup Bersepeda

Semakin hari semakin banyak orang yang mengerti akan pentingnya gaya hidup,…dan semakin meningkatnya akan kesadaran orang akan arti kesehatan (bersepeda). Yang kedua ini (kesadaran bersepeda bagi kesehatan), sepertinya menjadi nomor dua setelah yang satunya yang lebih mendominasi yaitu ‘gaya hidup’.

Saya melihat, gaya hidup dengan bersepeda sepertinya lebih trendy ketimbang aspek kesehatannya itu sendiri. Tapi jangan salah pengertian dulu, saya lebih cenderung mendukung pengertian bahwa bersepeda tentunya akan meningkatkan kesehatan tubuh sekaligus meminimalisir tingkat polusi udara yang sudah demikian parah.

Gaya hidup bersepeda hanya efek dari kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan bersepeda belakangan ini. Dibalik itu semua, banyak juga orang yang hanya ikut-ikutan meramaikan musim bersepeda, dan ada pula yang memang benar – benar menggemari sepeda, sehingga berapapun harga sepeda,  orang tersebut akan tetap membelinya.

Jadi, kesimpulannya apa ya.

Sepeda terbentuk dari berbagai faktor, antara lain ; alat transportasi,  Kebutuhan masyarakat akan kesehatan, gaya hidup, gengsi, senang berpetualang, hobi, modal usaha (dagangin sepeda dan spare parts sepeda),  Global warming – keinginan dunia dalam mengantisipasi polusi udara dan pemanasan global, gemar merakit sepeda dll. (coba ente sebutin  faktor apalagi yang menciptakan adanya sebuah sepeda).

Bagi saya sendiri, bersepeda masih merupakan hobi.  Meskipun waktu untuk bersepeda sangat sedikit sekali, bahkan akhir – akhir ini jarang sekali bersepeda, dikarenakan kesibukan ‘nyari duit’.  Namun saya masih berkeyakinan bahwa suatu saat nanti bukan ‘bersepeda’ yang keganggu sama ‘nyari duit’ tapi ‘nyari duit’ keganggu sama ‘bersepeda’. Artinya, bersepeda tanpa harus mikirin duit. Duit harus mengalir datang begitu saja, automatic, sehingga hidup tinggal menikmati hidup, bebas beralam ria.

Jarang bersepeda, diaktualisasikan dengan ‘gemar merakit sepeda’ utak atik spare parts sepeda, membangun sepeda, karena disitu ada kepuasan tersendiri.

Di tahun 2008 hingga sekarang, kebiasaan merakit sepeda hanya sempat satu kali ditulis. Di tahun 2012 akan ada tulisan saya lagi mengenai pengalaman dalam merakit sepeda berdasarkan harga komponen sepeda saat ini. See you in the next article of mine..

Dalam Merakit sepeda perlu ketekunan untuk “menyisihkan kocek” . Jangan salah karena keranjingan hoby yang satu ini  bisa memeras keuangan anda. Namun hal tersebut bukan menjadi halangan bagi ‘penggemar berat’ hoby yang satu ini. Atas dasar keinginan yang kuat dan tidak hanya sekedar ikut-ikutan lifestyle yang sedang ramai dalam ‘menggoes-goes’an atau istilah sunda mah ‘ngaboseh’, maka keinginan anda untuk merakit sepeda bisa terwujud. Modal kelas menengah seharga total kurang lebih 2,7 juta sudah cukup untuk start awal ‘ngaboseh’. Bagi teman-teman yang mulai merasa ‘teracuni’ dengan hoby menggoes ini, saya sharing pengalaman harga-harga yang dahulu kala saya beli tahun 2004-2005. Screenshot-screenshot shimano dan sepedah saya tampilkan agar pembaca mengetahui bentuk component standardnya seperti apa.Dengan gambar-gambar tersebut  pemula bisa mengenal bagian-bagian penting ‘sepeda’. Photo di shoot dengan Nokia gendut N70 dan dikompres pake anduk panas sehingga menjadi resolusi rendah 50KB an. Lokasi pemotretan di studio ‘kampret’.

___________________________________________________________________________

Ini namanya ‘Group Set’ yaitu sekumpulan perangkat component yang sangat penting bagi sebuah sepeda. Enak dan tidaknya sepeda di boseh atau di genjot sangat tergantung juga dari bagus dan tidaknya ‘Group set’ yang dipakai. Group set ini macem-macem, ada jenis shimano Alivio atau Altus. Sepedaku sendiri gabungan dari Alivio dan Altus . Group set Alivio kurang lebih 1,2 jutaan. Untuk Alivio yang 8 tingkat ini sudah cukup lumayan lah buat dijalan raya, atau sedikit uphill. Tapi Klo mo yang lebih ekstrem lagi, yang suka cycling naik turun gunung pilih yang 9 tingkat deore dan harganya pasti lebih mahal lagi.. Read more… »

 
Add to Google Reader or HomepageSubscribe in NewsGator OnlineAdd to My AOLSubscribe in BloglinesAdd to The Free DictionaryAdd to WebwagAdd to fwicki

Mang nkd

Recreational cycling is perhaps the most satisfying way to get exercise, fresh air and improve your health compared to any other form of recreation. Getting there under your own power is rewarding. The views an experiences along the way are part of the world in which you live, instead of one you merely drive through